10 Handphone Tercanggih

1.nokia 888 communicator
handphone dengan konsep futuristic yang menggunakan baterai liquid(cairan).

2.nokia aeon
kabarnya handphone ini akan direlease bulan februari depan.

3.Sky “Sleak & Slim”
handphone yg diproduksi oleh SKY memiliki touchpad yang bersinar dan “hidden-key”

4.Benq-Siemens “Snaked”
model “reptile” yang di desain khusus untuk wanita yg hobby berolahraga dengan teknologinya yang mudah mengikuti bentuk tubuh manusia.

5.What u see is what u get concept
konsep ini tidak lagi menggunakan LCD seperti digital camera, tetapi menggunakan frame yang transparan sebagai kamera.

6.Retroxis by Dark Label

7.Benq-Siemens “The Black Box”

8.NEC Tag
memiliki konsep yang mirip dengan “the snaked”

9.TripleWatch


10.Asus Aura

By : Mobile-science

Dikutip dari http://uangmayainternet.blogspot.com/2008/07/10-handphone-tercanggih-saat-ini.html

Fenomena Blackberry

Pada era modern ini, kecepatan dan ketepatan dalam pemberian informasi sangat dibutuhkan terutama layanan push email. Research In Motion (RIM) melihat kesempatan ini dengan meluncurkan layanan push email Blackberry pada tahun 1999. Yang mencengangkan adalah pertumbuhan layanan ini dari tahun 2004 sampai saat ini (2007) dimana dari hanya sekitar 2 juta pelanggan diseluruh dunia menjadi 8 juta pada tahun ini.

RIM dalam menyediakan layanan Push email ini menggunakan bantuan network operator. Jadi harus berlangganan di network operator tertentu untuk berlangganan layanan Blackberry ini. Saat ini di Indonesia ada dua operator besar, Indosat dan XL, yang menyediakan layanan Blackberry untuk paket personal dan paket corporate (Telkomsel hanya menyediakan layanan Blackberry corporate). Apakah Perbedaan dari dual paket layanan tersebut? Paket Blackberry personal adalah paket yang layanannya dijual kepada pelanggan personal dimana paket ini dinamakan BIS (Blackberry Internet Service) dimana perngguna personal dapat mendaftarkan email pribadinya ke server BIS untuk dapat di-push ke handset mereka jika ada email terbaru pengguna; sedangkan BES (Blackberry Enterprise Service) adalah paket dimana pengguna corporate diharuskan menginstall application server didekat email servernya (Email server yang digunakan harus lah Microsoft Exchange, LotusNote, Domino).

Apakah perbedaan yang mencolok dari BIS dan BES ini? user BIS hanya bisa untuk push email, akan tetapi user BES bukan hanya push email tetapi dapat juga men-synchronkan PIM data yang ada di handset dengan email server yang mempunyai koneksi langsung dengan BES server; begitu juga dengan internet dan intranet web page dapat diakses melalui handset Blackberry (hanya handset Blackberry saja yang dapat menikmati feature ini, handset BBC tidak bisa menikmati feature ini)
Harga? tergantung network operator yang menyediakan layanan ini kepada pelanggannya korporatnya. Untuk Indonesia, paket personal dapat menghubungi Indosat dan XL; kemudian untuk paket corporate dapat menghubungi XL, Indosat, dan Telkomsel.

Pertumbuhan Blackberry dinilai yang sangat cepat ini tidak didukung saja pada sisi aplikasi layanan ini akan tetapi dengan dikeluarkannya handset Blackberry oleh RIM yang sasarannya middle high (Business seperti tipe 8100,8300,dan 8800) yang mempunyai kemampuan Multimedia. Baru-baru ini diluncurkan juga tipe baru yaitu 8820, 8310 dan 8320; dan sebentar lagi 8120 atau 8130. Masing-masing tipe mempunyai kelebihan masing-masing; ambil contoh tipe 8310 dan 8320, dimana tipe-tipe tersebut adalah tipe turunan dari 8300 (terdapat kamera) dimana 8310 ditambahkan feature GPS dan 8320 ditambahkan feature Wifi.

Menurut saya, RIM tidak mempunyai strategy pengembangan layanannya sampai disini saja, mereka membuka koneksi yang dinamakan Blackberry Connect untuk menghubungkan handset-handset yang sangat “digandrungi” di pasaran (seperti Nokia, Sony Ericsson, dll) untuk menikmati layanan push email dari blackberry ini. “konektor” layanan Blackberry yang berupa aplikasi ini diinstall pada handset-handset tersebut. Akan tetapi terdapat kelemahan-kelemahan yang menurut saya lumayan cukup banyak kelamahannya seperti:

* Tidak bisa browsing menggunakan APN Blackberry
* Tidak adanya tunelling VPN dengan network kantor bagi pengguna BES
* Tidak adanya kerjasama dengan pihak ketiga untuk menyediakan chatting service seperti Yahoo Messenger dan Google Talk
* Tidak bisanya menerima Blackberry Messenger dari pengguna Blackberry lainnya (hal ini sedikit dikoreksi pada aplikasi Blackberry Connect version 4.0)

Mengapa pertumbuhan blackberry ini sangat significant (terutama di Indonesia yang saat ini sedang booming layanan push email blackberry)? ada beberapa keunggulan layanan blackberry ini dibandingkan layanan push email lainnya (Nokia Intellisync, Ventus, dll); keunggulan-keunggulan teknologi push email Blackberry sbb:

* Pengiriman email dan WEB Browsing dengan kompresi yang dilakukan dua kali (content dan komunikasi) sehingga kita bisa mendapatkan push email real time/WEB lebih cepat dan menghemat bandwidth GPRS/EDGE
* Integrasi dengan Instant Messaging service seperti yahoo messenger dan Gmail Talk
* Membuka attachment email yang lebih cepat (pengalaman saya pribadi 🙂 ) dimana akses cepat ini ada hubungannya dengan kompresi yang sangat sempurna dari RIM
* Security handset yang sangat apik dan terjamin dari level handset (handset Blackberry) sampai dengan layanannya (terkadang jika lupa password untuk untuk unlock handset, handset akan terformat secara otomatis)

Yang bisa dipastikan, layanan Blackberry ini ada untuk memudahkan kita bekerja; terutama pekerjaan kirim-mengirim email bisnis atau penting yang harus dilakukan pada saat itu kita tidak berada di depan PC atau Laptop.

Layanan Blackberry ini tidak terbatas untuk kalangan bisnis dan professional, bahkan ada kalangan pelajar atau mahasiswa sudah menggunakan layanan Blackberry. Mengapa layanan ini sudah bisa sampai kalangan remaja di Indonesia? Menurut saya, layanan ini menyasar segment pasar yang sangat tepat di market Indonesia, yaitu MESSAGING.
Alasan utama para remaja sudah mulai menggunakan Blackberry adalah kemudahan penggunaan layanan instant messaging yang terintegrated pada handset Blackberry untuk keperluan komunikasi dengan teman-teman, keluarganya dengan biaya bulanan 🙂 (handset selain handset Blackberry yang menggunakan BBC/”konektor” saat ini masih belum terintegrasi dengan Instant Messaging yang disebutkan diatas). Jika kita melihat market di Indonesia yang masih senang dengan SMS sebagai alat komunikasi murah, maka kehadiran layanan Blackberry ini tidak lama lagi bisa menyaingi layanan SMS; kapan itu? mari kita lihat saja… 🙂

Bagaimana tanggapan anda mengenai layanan ini? apakah anda akan mengikuti tren komunikasi melalui email dan instant messaging ini?
Hanya anda sendiri yang bisa menjawabnya :D. Saya yakin, jika semakin banyaknya tipe handset Blackberry dan sudah terintegrasinya Instant Messaging kedalam layanan Blackberry dengan handset non-Blackberry, maka layanan ini bisa saja menyaingi layanan messaging conventional yaitu SMS…

dikutip dari http://www.my-blackberry.blogspot.com/

Pengetahuan Seputar DVD, Serba Serbi DVD + Tips Menarik Lainnya

Apa yang dimaksud dengan regional codes atau country codes? Apa yang dimaksud dengan dual layer DVD? Kenapa ada DVD yang tidak dapat dijalankan di PC tetapi dapat berjalan dengan baik di DVD Player? Semua pertanyaan tentang DVD akan Anda temui jawabannya lewat artikel di bawah ini.

Kemampuan yang dimiliki oleh DVD telah menggantikan banyak teknologi lain dikelasnya. sepertiCD, Laser disc, Kaset video game, dan Kaset Video (VHS). Hanya dalam jarak selama kurang dari 8 tahun (sejak diperkenalkan kemasayarakat luas tahun 1997) kehadiran DVD sudah berkembang dengan sangat pesat. Perkembangan itu juga berkat dukungan yang sangat luas yang diperoleh DVD dari berbagai perusahaan baik elektronika, komputer, maupun entertainment di seluruh dunia.

Di Indonesia sendiri keberadaan DVD sangat cepat bergerak, hanya dalam jangka waktu kurang lebih tiga tahun perkembangan DVD sudah mampu menggeser keberadaan CD.

Namun DVD tidak sama dengan CD. Meskipun CD dan DVD sangat mirip, keduanya sangat berbeda. Format pada DVD lebih bervariasi. Selain itu pada DVD juga terdapat fasilitas-fasilitas lain yang tidak dapat ditemui pada CD.

Dan masih banyak informasi lain tentang DVD yang tidak semuanya diketahui oleh masyarakat umum. Padahal ada beberapa informasi yang cukup penting dan sangat bermanfaat untuk diketahui. Semua informasi ini dapat dipergunakan baik untuk membeli DVD Player, DVD Disc atau sekedar untuk mencari pemecahan masalah yang sedang dihadapi oleh DVD Player Anda di rumah. Apa saja informasi tersebut? Simak saja uraian-uraian di bawah ini:

Yang dimaksud dengan DVD?
—————————————

Pertama-tama, ada baiknya jika kita telaah sedikit apa sebenarnya yang dimaksud dengan DVD. DVD berasal dari kata Digital Versatile Disc. Sesuai dengan namanya DVD merupakan sebuah media penyimpanan digital yang isinya sangat variatif.. Bentuknya sangat mirip dengan CD.Bedanya DVD dapat memainkan film, audio lebih baik dan dengan data lebih banyak dan proses yang lebih cepat dibandingkan CD. DVD juga mampu menyimpan data lain seperti Foto atau data informasi dari komputer.

Dalam DVD ada dua bagian format yang sangat penting, yaitu Physical Formats (Format Fisik) dan Application Format (Format aplikasi). Yang dimaksud dengan format fisik adalah DVD ROM, DVD-R/RW, DVD+R/RW, dan DVD-RAM. Format ini memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. Sedangkan yang dimaksud dengan format aplikasi adalah, DVD video yang disebut DVD –juga- lalu ada yang disebut DVD Audio, DVD Stream Recording dan ada juga yang disebut Super Audio CD (SACD). Selain itu ada juga format aplikasi yang dipergunakan khusus untuk Games seperti Sony Play-Station 2 atau Microsoft Xbox.

Format-format pada DVD
—————————————–

Tadi telah dikatakan bahwa dalam DVD ada yang disebut dengan format fisik ada juga yang disebut format aplikasi. Format fisik ada beberapa variasi yaitu DVD ROM, DVD-R/RW, DVD+R/RW dan DVD RAM. Apa perbedaan diantara keempatnya?

* DVD-ROM

Ini adalah format DVD yang paling umum saat ini. DVD-ROM sendiri ada 4 jenis yaitu DVD-5, DVD-9, DVD-10 dan DVD-18. DVD-5 dan DVD-9 adalah DVD single sided. Jika DVD-5 merupakan singlesided, single-layer. DVD-9 Single sided, dual-layer. Masing-masing memiliki kemampuan untuk menyimpan data sebanyak 4,37GB dan 7,95GB.

Sedangkan DVD-10 dan DVD-18 merupakan DVD double-sided. Jika DVD-10 merupakan DVD double-sided, singlelayer, DVD-18 merupakan DVD doublesided, dual-layer. DVD-10 mampu menyimpan data sebanyak 8,74GB, serta DVD-18 mampu menyimpan data sebanyak 15,9GB. DVD ini tidak dapat ditulis, sesuai dengan namanya DVDROM (Read Only Memory) ini hanya dapat dibaca.

* DVD-R (Readable)

DVD-R adalah salah satu format yang dikembangkan oleh Pioneer. Pada DVDR sendiri ada dua format yang tersedia. yaitu DVD-R Autorithy (A) dan DVD-R General (G). DVD-R (A) lebih banyak digunakan untuk membuat master DVD pada proses penduplikasian DVD pada mesin khusus dan ingin menggunakan region code. Sedangkan DVD-R (G) untuk membuat master pada proses duplikasi yang lebih sederhana dan dalam jumlah yang lebih sedikit serta tidak memerlukan region code. Untuk single-sided DVD-R mampu menyimpan data sebanyak 4,7GB, dan untuk DVD-R double sided data yang disimpan dapat mencapai 9, 4GB. Keduanya hanya dapat dituliskan sekali saja.

* DVD-RW (Readable-Writeable)

Jika DVD-R hanya dapat dituliskan satu kali saja, maka DVD-RW dapat dituliskan sampai 1000kali. Untuk kapasitas yang dimiliki sama dengan DVD-R yaitu 4,7GB untuk single-sided. DVD-RW memiliki harga yang lebih mahal dari DVD-R.

* DVD+R

Perbedaan Yang menonjol adalah tanplus yang dimiliki DVD ini. DVD+R dikembangkan oleh Philips, Dell, Sony, HP, dan Microsoft. Jika pada versi minus hanya mendukung penulisan dengan satu layer saja, maka pada DVD+, DVD pada dituliskan dengan dua layer. Harga DVD+ lebih mahal dari pada DVD-. Sebab dengan kemampuan penulisan secara dua layer,kapasitas yang dimiliki DVD+ dapat lebih banyak dari DVD-.

* DVD+RW

Sama halnya dengan DVD+R yang juga dikembangkan oleh Philips, Dell, Sony, HP, dan Microsoft. Jika DVD+R hanya dapat dituliskan sekali saja, sebaliknya DVD+RW dapat dituliskan secara berulang-ulang. Harganyapun lebih mahal dari DVD+R.

* DVD-RAM (Random Access Memory)

DVD RAM ini juga dapat ditulisi secara berulang-ulang. Hanya saja berbeda dari DVD yang lain yangdapat dibaca pada DVD rOM drive biasa. Untuk membaca DVD RAM dibutuhkan driver khusus. Kapasitas yang dapat disimpan oleh DVDRAM single-sided adalah 2,6GB atau 4,7GB. Sedangakn untuk double-sided adalah 5,2GB atau 9,4GB.

Apa saja yang mampu dilakukan oleh DVD?
——————————————————-

* DVD mampu memainkan video digital dengan kualitas yang sangat tinggi selama 2jam penuh. Bahkan untuk satu keping dual-layer, double-sided mampu memainkan video digital dengan kualitas yang sama selama 8jam penuh. Semua ini setara dengan 30jam video dalam kulitas VHS.

* DVD juga mendukung film yang menggunakan layar widescreen (yang berasio 4:3 dan 16:9).

* DVD mampu menyimpan semua filmnya dalam 9 angle kamera yang berbeda.

* DVD mampu menyimpan 32 judul lagu karaoke.

* DVD mampu menyimpa 8 track Digital audio untuk berbagai bahasa, yang masing-maing memiliki delapan channel.

* DVD mampu memberikan on-screen menu dan interactif fitur seperti behind the scene, games, interview dan masih banyak lagi.

* DVD dapat memuat DVD dengan berbagai bahasa, mulai dari percakapan, subtittle, nama lagu, dan sebagainya.

* Rewind dan Foward yang lebih instant. Atau bahkan memilih lewat chapter dan waktu (time code).

* DVD lebih tahan lama dari CD, sebab data dalam DVD tidak semudah rusak data dalam CD. Selain itu DVD juga lebih tahan terhadap panas.

Pada DVD player yang digunakan juga akan terdapat beberapa fitur tambahan yang tidak dimiliki oleh CD player biasa. Namun berfungsinya fitur-fitur ini tergantung juga oleh DVD yang dimainkan. Antara lain fitur pada player adalah:

* Pemilihan bahasa untuk subtittle, memilih track audio dan scene pada film.

* Spesial effect seperti Freeze (diam), Slow (perlahan-lahan), Fast (cepatcepat), dan sebagainya.

* Parental lock untuk beberapa film yang memuat gambar-gambar yang tidak boleh dikonsusmsi oleh anakanak.

* Memilih output suara, PCM Stereo atau Dolby Digital.

* Digital Zoom (2x atau 4x) ini adalah salah satu fitur yang tidak bergantung dari DVD yang sedang dimainkan.

Bagaimana dengan kualitas DVDVideo
—————————————————-

DVD yang sebenarnya adalah menggunakan format MPEG-2. Baik gambar maupun suara yang dihasilkan oleh format ini jauh lebih baik dari CD ataupun VHS. Namun sayangnya untuk menghemat biaya produksi kadang bukan format MPEG-2 yang diperoleh melainkan format MPEG-1. Format MPEG-1 memiliki kualitas yang tidak sebanding dengan MPEG-2. kualitas MPEG-1 sama mirip dengan VHS. Format MPEG-2 menggunakan sistem kompresi Loosy Compression yang menghapus informasi-informasi tidak penting, seperti beberapa area pada gambar yang tidak mengalami perubahan sama sekali atau menghapuskan beberapa informasi yang tidak akan ditangkap oleh mata manusia.

Kualitas Audio yang dimiliki oleh DVD juga berkualitas tinggi. Jauh lebih baik dari CD Audio, karena audio pada DVD menggunakan ukuran dan sampling rate yang lebih besar dari CD Audio. Pada DVD Video, file audio tidak menjadi satu dengan file gambar. Dan kualitas audio yang dimiliki oleh audio pada DVD video sama dengan kualitas yang ada pada ruang teater, yaitu multi channel surround sound menggunakan Dolby Digital. Atau DTS. Dalam hal kompresi, Dolby Digital atau DTS dapat memiliki kualitas yang sama atau bahkan lebih baik dari CD Audio.

Yang dimaksud dengan Region code
————————————————

Setiap DVD Player yang diperjualkan pada suatu wilayah akan akan dilengkapi dengan sebuah code wilayah. Begitu pula dengan DVD yang diproduksi yang juga akan dilengkapi dengan kode wilayah tergantung dari peruntukan kemana DVD tersebut akan didistribusikan. Pada saat DVD dimasukan ke dalam DVD player dan akan dijalankan, terlebih dahulu player akan memeriksa kode tersebut. Bila berbeda maka film tidak akan dimainkan. Oleh sebab DVD yang diperuntukan untuk wilayah Eropa tidak akan dapat dimainkan dengan Player yang diperuntukan untuk wilayah Asia.

Kode yang terdapat pada DVD tersebut bukan berupa enkripsi melainkan saya informasi sebesar satu byte saja.

Berikut ini adalah pembagian wilayah pada DVD:
1: U.S., Canada, teritori U.S
2: Jepang, Eropa, Afrika Selatan, Timur Tengah (termasuk Mesir)
3: Asia Tenggara dan Asia Timur (termasuk Hong Kong)
4: Australia, New Zealand, Kepulauan Pasifik, Amerika Tengah, Mexico, Amerika Selatan, dan kepualuan Karibia.
5: Eropa Timur (termasuk sebelumnya Soviet Union), sub benua Hindia, Africa, Korea Utara, dan Mongolia
6: China
7: Khusus (menurut pesanan)
8: Spesial lintas Internasinal (di pesawat terbang, kapal pesiar, dan sejenisnya)

Jika DVD tidak dilengkapi dengan region code, maka DVD tersebut dapat dimainkan pada DVD player mana saja. Region code sendiri biasanya hanya diperuntukan bagi DVD Video dan DVD Game saja. DVD Audio dan DVD ROM hampir tidak diberikan region code.

Namun region code sendiri kini sudah dapat di hacked dengan DVD Player itu sendiri dengan menggunakan Chipped tambahan yang memang khusus untuk menghacked code tersebut. Penambahan chipped ini sendiri tentu saja akan menghilangkan garansi pada DVD player tersebut, sebab ini merupakan tindakan yang tidak legal.

Bagaimana dengan Copy-Protection pada DVD?
——————————————————-

Sama halnya dengan CD asli yang banyak beredar saat ini. DVD juga menggunakan copy protection, yaitu sebuah proteksi yang melindungi isi dari DVD itu sendiri dari tangan para pembajak.

Proteksi ada banyak jenisnya. Namun tidak semua proteksi ini sangat ampuh menghadapi pembajakan. Buktinya sampai saat ini DVD bajakan masih dapat beredar dengan bebas. Proteksi ini sangat terasa bagi Anda yang mencoba menduplikasi DVD dengan cara manual dan sederhana.

Namun region code sendiri kini sudah dapat di hacked dengan DVD Player itu sendiri dengan menggunakan Chipped tambahan yang memang khusus untuk menghacked code tersebut. Penambahan chipped ini sendiri tentu saja akan menghilangkan garansi pada DVD player tersebut, sebab ini merupakan tindakan yang tidak legal.

Apa bedanya DVD Audio dengan DVD Music?
——————————————————-

Yang dimaksud dengan DVD Audio sama dengan CD Audio, yaitu sebuah DVD yang isinya berupa file Audio saja. Tidak ada gambar ataupun Video di dalamnya. Sedangkan yang dimaksud dengan DVD Music adalah DVD Video yang isinya berupa musik. Baik dengan ataupun tanpa gambar/video.

Yang perlu dikethui adalah pada DVD Audio, data audio disimpan pada sebuah direktori yang dinamakan AUDIO_TS. Direktori ini sendiri pada DVD Video player tidak akan diperiksa. Oleh sebab itu jika pada DVD Player Anda tidak ada keterangan bahwa DVD Player tersebut dapat menjalankan DVD Audio, maka DVD Player Anda tidak dapat digunakan untuk mendengarkan music yang berasal dari DVD Audio. Berbeda dengan DVD Music. Berhubung data audionya disimpan pada direktori yang sama dengan suara untuk DVD Video biasa, maka DVD Player tetap akan dapat memainkan DVD music seperti layaknya Anda menonton Video klip.

Kualitas suara DVD
—————————-

Pada dasarnya semua DVD yang Anda beli pasti menggunakan Digital Audio sebagai outputnya. Digital Audio yang sangat umum digunakan oleh DVD adalah Dolby Digital dan PCM Stereo. Dan ada juga beberapa DVD yang memberikan fitur DTS (Digital Theater System) yang mampu mendukung system audio dengan channel suara 7.1. Berbeda dengan Dolby Surround, meksipun keduanya dapat mensupport channel suara 5.1, pada Dolby Surround channel hanya akan terdapat 2 sinyal untuk channel. Yaitu depan dan belakang. Maka channel yang digunakan dengan samping akan bergabung dengan channel belakang. Berbeda dengan Dolby Digital yang akan menangani setiap channel secara sendiri-sendiri. Oleh sebab itu suara yang dihasilkan DVD lebih baik dari VCD.

Apa jadinya jika kepingan DVD yang tergores?
———————————————————

DVD menggunakan sistem error correction yang jauh lebih baik dari CD oleh sebab itu jika DVD terluka gores, maka data dalam DVD belum tentu menjadi rusak. Meskipun jika dibandingkan CD, data yang terancam dalam sebuah DVD akan lebih banyak dalam untuk setiap goresan yang sama. Namun sistem koreksi yang dimiliki oleh DVD akan membuatnya lebih mampu bertahan dibanding CD terhadap gangguan goresan.

Namun seandainya goresan atau luka pada DVD tersebut sudah sangat parah, maka hal yang terjadi adalah pada saat film diputar, Anda akan mendapatkan beberapa bagian yang tersendat. Lompati saja bagian atau scene tersebut. Maka ada kemungkinan besar film akan berjalan dengan baik kembali. Namun di masa yang akan datang DVD Player akan mempu menutupi kerusakan-kerusakan video yang mengganggu ini.

Apa yang dimaksud dengan DVD dual layer?
————————————————–

Yang dimaksud dengan dual layer DVD adalah pada sisi DVD tersebut terdapat dua lapisan data. Yang pertama ditulis agak semi transparan. Gunanya agar laser dapat membaca data pada layer di dalamnya. Data yang dapat dimuat oleh DVD dual layer dapat dua kalinya dari DVD single layer. Selain itu untuk menjalankannya DVD ini membutuhkan player atau DVD-ROM yang memang mendukungnya.

Cara membaca ada tiga cara. Yang pertama sesi yang dijalankan tetap berjalnjut dari satu layer lanjut ke layer selanjutnya. Atau ada juga yang sifatnya terserah user atau mengharuskan untuk berhenti sejenak. Baru kemudian lanjut kembali. Serta yang terakhir, yaitu dengan menggunakan arah putaran yang berbeda saling berlawanan dalam pembacaan datanya.

Biasanya ciri-ciri DVD dual layer adalah warna kepingannya berwarna emas. Kemudian pada DVD tersebut terdapat opsi tampilan layar Widescreen atau Fullscreen. Dan sebagai ciri terakhir yang dapat Anda lihat langsung adalah adanya dua serial number dalam satu DVD tersebut.

Beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam membeli DVD Player
Setiap DVD Player memiliki beberapa fitur pokok yang kemungkinan besar akan selalu Anda dapatkan dari DVD Player. Oleh sebab itu fitur yang bukan termasuk pokoklah yang perlu Anda perhatikan. Fitur-fitur pokok itu adalah:

1. Pemilihan track dan subtitles dengan player.
2. Multiangle viewing.
3. Aspect ratio control.
4. Parental Control.
5. Fast and Slow playback.
6. Multichannel digital audio.
7. Kompatibilitas dengan Dolby Pro Logic Receiver.
8. On-Screen menu.
9. Dual-Layer Playback.
10.Dan kemampuan untuk memainkan CD Audio.

Dan berikut ini yang merupakan fitur optional:

* Kemampuanuntuk menjalankan sistem audio DTS. Perhatikan simbol DTS dan koneksi dibelakangnya.

* Perlu diingat bahwa tidak semua DVD Player dapat memainkan VCD, jika Anda menginginkannya perhatikan fitur tersebut.

* Apakah Anda ingin memainkan Recordable DVD? Jika iya perhatikan simbol-simbol -R, -RW, +R, and +RW.

* Fitur Multilanguge biasanya memang sudah disediakan oleh player, namun bahasa apa saja yang tersedia dan Anda inginkan, harus Anda periksa terlebih dahulu. Sebab ketersediaan bahasa pada setiap player tidak selalu sama.

* Kemampuan menyimpan kepingan dalam player juga harus diperiksa sebab umumnya setiap player hanya akan menyimpan satu player saja di dalamnya.

* Apakah Anda ingin player Anda mampu memainkan DVD dari negara lain? Jika iya, jangan lupa untuk memeriksanya sebelum membeli. Region code apa yang dapat dimainkan oleh Player Anda.

* DVD Player dapat melakukan Zooming (perbesaran) namun fitur ini bukan standar untuk semua DVD Player sehingga Anda harus memeriksanya sebelum membali.

* Selain Zooming fitur lain yang kemungkinan tersediua adalah kemampuan untuk mengatur black level adjustment. Atau kemampuan untuk menghilangkan Letter-box bar.

* Dan satu hal yang akan menguntungkan yaitu apakah ada tawaran bonus yang diberikan? Seperti gratis penyewaan DVD. Hal ini tentu akan menguntungkan.

TIPS
————————————————–

Tip seputar DVD

1. Suara yang tidak sinkron.

Jika suara pada film tidak berjalan sesuai dengan gambarnya, maka salah satu jalan untuk menghadapinya adalah dengan mematikannya sesaat, kemudian baru nyalakan ulang film tersebut. Namun jika dengan cara ini film tetap tidak dapat berjalan dengan semestinya, maka Anda dapat mencoba alternatif lain. Misalnya mencoba memutar di Player yang lain. Bila pada player tersebut film dapat berjalan sebagai mana mestinya, maka player Andalah yang memilii gangguan. Sebaiknya Anda segera menghubungi customer service DVD Player tersebut. Namun jika DVD akan tetap mengalami gangguan pada saat dijalankan. Maka masalahnya ada pada DVD tersebut. Sebaiknya Anda menukarnya dengan yang lebih baik. Atau mengganti judul filmnya.
Masalah Audio dan Video yang berjalan dengan tidak sinkron biasanya disebabkan oleh empat aspek. Yang pertama karena proses encoding yang tidak berjalan normal dalam DVD Player (hal ini biasanya dapat diselesaikan dengan cara yang disebutkan tadi), sinkronisasi yang buruk pada saat film diproduksi/diedit, penundaan pada pada decoder
dan receiver external, serta yang terakhir dapat juga disebabkan oleh adanya kelonggaran pada sinkronisasi yang terjadi dalam player.

2. Gambar yang terlalu kurus.

Jika gambar dalam DVD Anda terlihat sangat kurus. Biasanya masalah ini disebabkan oleh pengaturan layar. Jika Anda menggunakan DVD untuk widescreen (16:9) pada layar fullscreen (4:3), maka gambar akan tidak sesuai. Oleh sebab itu And aperlu menegmbalikan pengaturan pada DVD Anda menjadi Fullscreen. Caranya, pada menu DVD Player arahkan pada pengaturan Display, lalu pada opsi TV Aspect pilih Letter Box atau Pan Scan. Setelah itu kembali jalankan DVD Anda.

3. Merawat dan membersihkan DVD

Membersihkan DVD sama halnya dengan membersihkan CD, begitu pula halnya dalam merawat DVD. Ada baiknya jika Anda tidak menyentuh permukaan data (bagian bawah)
dengan tangan yang kotor atau berminyak. Dan apabila terlanjur ada baretan pada permukaan DVD, maka sebaiknya DVD tersebut Anda poles dengan pemoles khusus dan dengan bahan pakaian yang halus (khusus) serta gerakan memutar. Sedangkan untuk playernya sendiri tidak perlu terlalu kawatir, mengingat sirkulasi udara dalam DVD Player sangat baik. Namun jika Anda tetap ingin membersihkannya, Anda dapat menggunakan bantuan sebuah DVD Cleaner seperti yang biasa digunakan pada CD Player. Perlu diingatkan bahwa CD dengan DVD memiliki perbedaan laser, sehingga ada baiknya jika tidak menggunakan CD Cleaner untuk DVD Player Anda.

4. Menguji Kualitas DVD Player

Salah satu film yang dapat Anda gunakan untuk mengetahui apakah kualitas gambar yang dihasilkan oleh player tersebut sangat baik atau tidak adalah film The Matrix. Cobalah untuk mengetes player yang akan Anda beli dengan menggunakan film tersebut, dan perhatikan kualitas gambar yang dihasilkan. Apakah sudah cukup baik atau tidak.

————————————————

Sumber : Fadilla Mutiarawati / PC Media

MP4, Video Klip dalam Ponsel

(Suara Merdeka Minggu – Rubrik Konek 19 Februari 2006)

Sampai saat ini, beberapa orang masih menganggap MP4 adalah format audio yang berasal dari pengembangan format MP3. Sehingga tidak banyak masyarakat yang tertarik untuk mengetahui format ini lebih jauh meskipun pasar sudah mulai dimasuki perangkat untuk menjalankan format MP4. Padahal dengan adanya format MP4, seorang dapat melihat tampilan video clip dalam ukuran yang cukup kecil. Ukuran tampilan video tersebut menyesuaikan ukuran perangkat yang memainkannya. Jika yang memainkan adalah ponsel dengan fitur MP4 player, maka tampilan video akan ditampilkan seukuran layar ponsel tersebut.

Sebelum melihat jenis-jenis MP4 player yang sudah ada di pasaran, ada baiknya untuk mengetahui lebih jauh tentang format MP4 itu sendiri. MPEG-4 atau MP4 merupakan format kontainer yang menggabungkan konten audio dan video dalam satu file. Format ini merupakan standar kompresi file multimedia yang diperuntukkan bagi perangkat dengan keterbatasan bandwidth seperti halnya telepon selular. Dengan MP4, Anda dapat menikmati digital audio dan digital video seperti halnya file MPEG yang dikenal masyarakat selama ini, namun dengan ukuran yang lebih kecil dan kebutuhan bandwidth yang rendah.
Dalam perkembangannya, banyak pengguna ponsel lebih mengenal format 3GPP yang memanfaatkan teknologi MP4 namun dengan ukuran file yang lebih kecil. Umumnya video kamera yang terintegrasi ke dalam beberapa ponsel menyimpan hasilnya ke dalam format 3GPP.
Pada umumnya, file MP4 menggunakan ekstensi .mp4 sebagai ekstensi yang resmi, namun ada beberapa ekstensi lainnya seperti ekstensi *.mp4v atau *.m4v untuk file MP4 yang berisikan video tanpa audio, *.m4a untuk MP4 yang berisikan audio tanpa video, dan *.3gp atau *.3gp2 untuk penggunaan di dalam telepon selular. Sedangkan pada beberapa MP4 player yang diproduksi oleh China, ekstensi *.mtv, *.amv, *.dmv, dan sejenisnya lebih dikenal untuk memainkan video klip dalam ukuran yang sama-sama kecilnya. Namun berbeda dengan 3GPP yang telah diakui secara luas, keluarga format MTV mempunyai basis yang berbeda dengan MP4 dan terbatas dalam kepemilikan format filenya.

Harga
Karena hal itulah, format ini tidak terlalu dikenal ataupun mendapatkan dukungan secara luas oleh produsen MP4 player. Meskipun begitu, cukup banyak pengguna yang menyukainya. Bagi mereka, pilihan seringkali bukan didasarkan pada formatnya, tetapi harga player yang lebih murah dan kemampuan yang sama dalam memainkan format video digital di layar perangkat portabel tersebut.
Berdasarkan informasi di atas, tentunya Anda tidak kesulitan dalam menebak ponsel dengan dukungan player MP4. Sebagian besar ponsel yang mendukung video camera saat ini telah dapat memainkan file dengan format 3GPP, diantaranya adalah Nokia 3660, 6600, 7610, 6630, 6681, Sony Ericsson K508i, S600, K750i, P800, Samsung SGH D-500, SGH D-510, SGH-C120, SGH-E350, serta Motorola E398, C650/C651, E680i, A1000, dan E1000.
Jika Anda ingin memiliki MP4 Player portabel yang terpisah dengan ponsel, beberapa produk dapat menjadi pilihan diantaranya adalah iPod Video dari Apple. Namun harga iPod Video yang ditawarkan saat ini masih berkisar 3 sampai 4 juta rupiah. Meskipun kapasitas penyimpanannya mencapai 30-60 GB, namun harga tersebut cukup membuat keder banyak orang yang berniat memilikinya. Sedangkan merek lainnya, Creative, dengan kapasitas 512 MB harganya berkisar 1,3 juta rupiah. Untuk kapasitas 1 GB, harga Creative Muvo Vidz mencapai 1,7 juta rupiah. Harga ini lebih bisa diterima oleh masyarakat yang hanya sekedar ingin mengikuti perkembangan teknologi MP4.
Namun jika Anda menoleh pada produk-produk MP4 player dari China, harganya bisa selisih sampai dengan setengah harga produk di atas. Semisal, MP4 Player bermerek Oker dengan kapasitas 256 MB harganya berkisar 500 ribu rupiah.

Dua Video Porno Diproduksi Setiap Hari di Indonesia

Yogyakarta (ANTARA News) – Hasil penelitian menunjukkan rata-rata dua video porno baru diproduksi secara ilegal setiap hari oleh anak muda di Indonesia, kemudian disebarluaskan melalui internet dan telepon genggam.

“Saat ini telah beredar lebih dari 500 judul film porno buatan lokal, 90 persennya dibuat oleh anak-anak muda di Indonesia,” kata penulis buku ‘500+ Gelombang Video Porno Indonesia’, Seno Set di Yogyakarta, Minggu.

Buku itu berisi hasil penelitian, wawancara, investigasi dan segala hal tentang fenomena pembuatan video porno secara ilegal dengan menggunakan telepon genggam di Indonesia.

“Penggunaan telepon genggam sebagai media pembuatan dan penyebaran video porno tidak hanya terjadi di kota-kota besar, tetapi hampir di seluruh wilayah negeri ini,” katanya.

Menurut dia, penyebaran video porno, yang merupakan kejahatan dan perbuatan terlarang tersebut, telah menghamburkan uang yang jumlahnya tidak sedikit, dan uang tersebut menjadi keuntungan bagi pelaku bisnis video porno di internet.

Ia menyebut contoh video porno Yahya Zaini-Maria Eva telah diakses 19,6 juta kali oleh pengguna internet, dan jika sekali download dibutuhkan biaya minimal Rp1.000, maka para pengguna internet telah menghabiskan uang sedikitnya Rp19,6 miliar.

Berdasarkan pengamatannya, setiap situs porno yang berada di internet menyediakan antara 300 hingga 400 koleksi video yang bisa diakses para pengguna internet. Ada yang gratis, namun ada pula yang diperjualbelikan.

Menurut dia, ada beberapa motif yang melatarbelakangi pembuatan video porno oleh kalangan muda, di antaranya hanya sekedar iseng, karena perasaan cinta antara dua orang, adanya kamera tersembunyi, untuk tujuan komersial, dan untuk kejahatan.

“Kondisi sekarang sepertinya semakin parah, dan mulai ada indikasi motif pedofilia yaitu melibatkan anak-anak dalam pembuatan video porno,” katanya.

Sebagai wujud kepedulian terhadap kondisi seperti itu, Seno beserta rekan-rekannya menggalakkan kampanye “Anak Muda Indonesia: Jangan Bugil di Depan Kamera” yang mulai dilakukan sejak April 2007 di seluruh wilayah Indonesia terutama di kota-kota besar.

Buku yang diterbitkan oleh penerbit Andi Offset Yogyakarta ini rencananya diluncurkan pada Minggu (26/8) malam di Yogyakarta.

Meski baru akan diluncurkan, namun buku itu telah beredar luas, dan kini akan memasuki cetakan kedua. Pada cetakan pertama dihasilkan 4.000 eksemplar. (*)

take in ANTARA News Logo

Layanan Video Dongkrak Penjualan Cisco

Jakarta – Meningkatnya perkembangan teknologi informasi secara langsung berpengaruh terhadap kebutuhan akan perangkat. Hal inilah yang dimanfaatkan Cisco yang coba mengoptimalkan meningkatnya layanan video untuk salah satu produknya.

Produk tersebut adalah Carrier Routing System (CRS-1). Yakni router yang merupakan sebuah platform core untuk arsitektur jaringan Internet Protocol Next-Generation Network (IP NGN).

CRS-1 telah terjual ke seluruh dunia sejumlah 1.800 unit per bulan Maret 2008. Pencapaian ini merupakan pertumbuhan dua kali lipat, dari 900 unit pada bulan Juni 2007.

Dokumen Cisco Global IP Traffic Forecast yang dikeluarkan tahun 2008 meramalkan bahwa tiga tahun dari sekarang, lalu lintas video internet akan menjadi 20 kali lipat jumlahnya dibandingkan pada tahun 2006. Kemudian, didorong oleh video, lalu lintas internet akan menjadi empat kali lipat jumlahnya pada tahun 2011.

Efek dominonya pun diprediksi akan mengejutkan. Dalam keterangan tertulis yang diterima detikINET, Jumat (25/4/2008), pada tahun 2011 video online diramalkan bakal menghasilkan lalu lintas senilai 1 miliar DVD setiap bulannya.

Ardhi Suryadhidetikinet

Video Game Rancangan Steven Spielberg

Los Angeles – Telah sejak lama Steven Spielberg dikabarkan membuat video game. Sutradara kenamaan Hollywood ini dikenal dunia dengan berbagai film fenomenal, umpamanya ‘Jurassic Park’, ‘Munich’ ataupun ‘Indiana Jones’.

Akhirnya kini, video game besutan Spielberg itu dirilis juga. Boom Blox, demikianlah nama video game hasil kreasi Spielberg bekerja sama dengan raksasa game Electronics Arts (EA). Boom Blox ini dirilis untuk konsol Nintendo Wii.

Dilansir Times Online dan dikutip detikINET, Selasa (6/5/2008), proyek video game ini menurut Spielberg sama menariknya dengan sensasi membuat film. Kebetulan tak lama lagi, film terbaru Spielberg ‘Indiana Jones and the Kindom of Crystal Skull’ juga beredar.

“Saya sendiri adalah seorang gamer dan saya sangat ingin membuat game yang bisa saya mainkan bersama anak-anak saya,” ucap Spielberg. Ia juga mengaku sering bermain Wii bersama keluarganya.

Adapun game Boom Blox sendiri adalah semacam permainan menghancurkan susunan balok tertentu. Menurut Spielberg, game ini terinspirasi oleh kebiasaannya semasa kecil mengobrak-abrik mainan.

Dalam game itu, pemain misalnya bisa mengayunkan Wiimote untuk menghancurkan balok berbentuk menara. Selain game ini, Spielberg masih akan membuat game lainnya bersama EA yang akan dirilis di masa depan.

Fino Yurio Kristo – detikinet